CANCER
Salam(24), dua tahun bekerja di sebuah pabrik roti mini. Yang akhirnya berhenti karena terlibat pertengkaran dengan sesama pekerja yang lain. Menjadi petugas cleaning servise di rumah sakit swasta hanya sebatas 6 bulan saja, karena memang kontrakannya sebatas 6 bulan tanpa perpanjangan waktu. Lantas sebulan kurang kemudian menjadi operator telepon di perusahaan milik orang asing. Belum genap sebulan dia hengkang lantaran tampang dan suara sangat bertolak belakang. dan keluar masuk keluar masuk lainnya yang akhirnya menjadi bagian dari curriculum vitae salam, yang tak tertulis dalam suratan.
Salam berpikir keras. Pekerjaan macam apa yang cocok untuknya. Pekerjaan yang nyaman, namun hasilnya menguntungkan. Survey punya usut, salam pada akhirnya memilih menjadi MC untuk acara perkawinan, karena kebetulan juga musim kawin sedang gencar-gencarnya. Sungguh di luar dugaan, salam menjadi MC kondang di tempat tinggalnya.
Suatu malam, dia bermimpi. Digambarkan bahwa salam dikerubuti oleh sekumpulan kue pastel bersayap. Taburan tepung terigu ke badan salam ditambah air sedingin es dengan cairan semacam kuning telur serta gumpalan lemak kuning berbau gurih dan bubuk-bubuk kristal tak ayal menggelinjangkan raga salam hingga terbangun ke alam nyata.
“isinya??!!!”, desah salam. Seakan-akan bertanya isi apa nantinya yang akan menjadi isian untuk kue pastel itu.
Sebuah hal yang tidak biasa, kini dilakukan salam. Berjalan-jalan ke luar rumah untuk mencari inspirasi atas jawaban dari sebuah isi.
Di sebuah pasar tradisional, ia sibuk mencari pemandangan yang pas untuk disimak. Dilihatnya penjual stroberi dan apel menawarkan barang dagangannya. Sementara seorang pedagang sayur, sibuk menimbang tumpukan wortel yang segar-segar. Sang penjagal sedang asyik memotong daging paha sapi yang memerah. Seorang wanita paruh baya membungkus rumput laut dengan takaran seperempat kilo-an. Dan masih banyak lagi pemandangan lainnya yang terpatut menjadi bagian dari jawaban itu.
Semua bosan dengan yang biasa, semua ingin yang tidak biasa. Karena salam sudah terbiasa untuk hal yang tak biasa, maka sedikit demi sedikit jawaban itu akhirnya terjawab.
Salam sukses dengan bisnisnya. Bisnis kue pastel aneka rasa. Di amerika ada apel pai, di indonesia ada pastel tornado. Tanpa makaroni apalagi bihun.
…
Beberapa bulan kemudian salam menjadi badut di sebuah acara ulang tahun anak di salah satu restoran waralaba. Tentunya, setelah ia bermimpi bertemu dengan balon warna-warni yang bernyanyi selamat ulang tahun. Di selingi dengan suara cekikikan tawa. Lawakan dan permainan sulapnya digemari anak-anak. Salam kebanjiran job dimana-mana.
…
lima tahun kemudian di sebuah rumah sakit. Tepatnya di ruang terapi. Salam duduk sendirian di pojokan. Kepalanya terbungkus perban. Matanya menerawang kosong.
Seorang pasien laki-laki bertanya kepada perawat yang berdiri di dekatnya.
“Mas! Kalau nggak salah, itu kan bintang film ngetop salam mankan?! Koq dia ada disini?”
“Dia terkena amnesia. Gara-garanya, pada saat dia syuting, ada balok kayu besar yang menimpa kepalanya. Kasihan sekali dia. Padahal akting-nya bagus sekali. Tapi tiba-tiba aja nasibnya kayak begitu”, terang perawat itu sambil mendorong kursi roda kosong untuk dibawanya keluar dari ruangan.
Ditulis oleh Imam Ocean
Ditulis oleh Imam Ocean
Ditulis oleh Imam Ocean 