Mr.P & Mrs.V
Venny dan Penny adalah sepasang saudara kembar identik. Venny adalah seorang penulis novel yang pendiam dan kalem. Sementara Penny bekerja sebagai pelatih senam yang temperamental. Semasa kecil mereka sangat bertolak belakang. Namun kompak dalam menutupi kelemahan masing-masing. Venny yang anggun sering dipanggil teman-temannya “Tuan Putri”, sementara Penny yang tomboi mendapat julukan “Banci Salto’. Bahkan saking bergantungnya mereka satu sama lain, semasa SMA keduanya sering di gossipkan sebagai pasangan lesbi.
Karena Gossip lesbi itulah, akhirnya Venny memutuskan untu kuliah di tempat yang berbeda dengan Penny. Dan dikampus pilihannya itu pula, Venny bertemu dengan lelaki yang kemudian menjadi suaminya kelak. Walaupun dilain pihak ada Venny yang masih tetap melajang. Dan memilih untuk tetap melajang.
Satu tahun kemudian…
Novel Venny yang ke-3 sudah hampir mendekati deadline yang dijanjikan penerbit, namun ternyata terhenti lantaran ia mengalami kecelakaan bersama suaminya. Sebuah kecelakaan yang fatal karena mengakibatkan suami venny meninggal dunia dan dirinya mengalami patah tulang kaki dan di diagnosa Amnesia.
Selama di Rumah sakit, Venny menjalani perawatan secara bersamaan. Melatih agar dirinya bisa kembali berjalan dan belajar pengetahuan dasar dan pengenalan sekitar. Membaca dan menulis, selama satu tahun lebih, Venny didampingi oleh Dr. Adam dan dibawah pengawasan Penny. Mengingat orang tua mereka sudah meninggal, maka disarankan untuk sementara Venny tinggal dengan Penny. Akhirnya Venny dengan kursi rodanya tinggal bersama lagi dengan Penny setelah sekian tahun lamanya.
Sebenarnya dari awal Venny merasa asing dengan Penny, namun setelah treatment yang dijalaninya Venny mulai bisa menerima kehadiran penny sebagai saudaranya.
Bagaimanapun juga Venny menjadi lebih sangat pendiam. Dengan sabar Penny mulai menceritakan masa kecil mereka dengan membuka-buka kembali album foto kenangan. Mengenalkan kembali Venny kepada sahabat dan kerabat dekatnya.
Walaupun sudah rawat jalan, Dr. Adam sering mengunjungi Venny untuk memberi dukungan agar venny kembali menjadi seorang penulis. Bagaimanapun juga Dr.Adam adalah penggemar berat Ve Nee. Nama cover venny di novelnya.
Selama tinggal dirumah Penny, venny merasa bingung. Mengapa dirumah penny, banyak sekali foto-foto yang terpajang, entah itu foto penny atau fotodirinya. Yang jelas sangat tampak sama. Kebingungan venny membawanya untuk mencari tahu seberapa kembar dirinya dengan penny. Suatu ketika venny mendapati foto dirinya atau Penny yang memakai gaun pengantin yang sepertinya sengaja digunting untuk menghilangkan gambar seseorang yang berada disampingnya. Hal itu membuat venny penasaran. Tanpa sepengetahuan penny, Venny mencoba melakukan pencarian siapa sebenarnya dirinya yang sesungguhnya. Dia merasa ada yang disembunyikan oleh penny. Sampai-sampai dia meragukan penny sebagai saudara kembarnya.
Venny menemukan sebuah kunci yang memang sengaja disimpan penny di atas lemari pakaian. Ada sesuatu dengan kunci itu. Venny lantas menyimpan kunci itu.
Suatu kali venny meminta kepada penny untuk kembali pulan kerumahnya sendiri. Namun reaksi penny marah besar. Penny kalap seperti kesetanan. Penny memperingatkan venny untuk tidak mebahas hal itu lagi.
Bagaimanapun juga sikap penny yang demikian memvuat venny tambah penasaran. Tak habis akal, venny menghubungi Dr. Adam untuk mencarikan data tentang alamat rumahnya.
Setelah menemukan hari yang tepat, bersamaan dengan jadwal penny yang ketat, Venny berangkat kerumahnya dengan diantar oleh Dr.Adam. Sesampainya dirumah Venny, dia merasakan aura kerinduan yang masih asing. Yang dia herankan, mengapa rumahnya tampak asri dan bersih walaupun sekian lama ditinggalkannya. Rupanya diam-diam penny sering datang kerumah itu dan membersihkannya. Karena venny sempat mendapati penny membawa gunting rumput. Tanpa berlama-lama. Venny membuka pintu rumahnya dengan kunci yang pernah ditemukan sebelumnya. Cocok. Dan pintu rumah terbuka.
Venny menelusuri seisi rumah. Hingga ia menemukan satu kamar yang tidak bisa dibuka. Dengan bantuan Dr.Adam, akhirnya pintu itu terbuka. Keduanya langsung terkejut, banyak berantakan foto-foto venny dan beberapa lukisan kelinci. Buku-buku dan diantaranya novel yang pernah Venny tulis. Venny juga menemukan laptop yang sepertinya dulu pernah menjadi bagian dari memorinya. Saat dihidupkan, ternyata laptop itu butuh password. Venny bingung, begitu juga dengan Dr.Adam. Venny tentunya lupa dengan password-nya. Semua kata yang pernah dia jumpai dicobanya, namun tak ada yang cocok. Akhirnya venny teringat dengan tulisan yang terdapat pada gantungan kunci rumahnya. Dimasukkannya kata “AIR”, dan aksesnya terbuka. Dengan dioperasikan oleh Dr.Adam, kjeduanya menjelajahi folder demi folder.
Hingga pada satu file dokumen “life without P”, venny merasa terkenang dengan masa lalunya. Wajar saja, file itu adalah novel-autobiografi-nya sendiri. Yang ditulis dan berubah konsep setelah venny menikah, isinya menjadi semacam rasa ketakutan venny terhadap penny. Penuturan penny yang telah meracuni orang tuanya juga ditulis dengan detail di tulisan tersebut. Dan lebih lagi naluri venny yang tidak lama lagi akan kehilangan suaminya juga tertuang.
Tak terasa investigasi itu dilakukan hingga menjelang sore. Penny yang ketakutan dengan fakta yang ditemukannya mendadak lemas. Begitu juga dengan Dr. Adam yang pada akhirnya menceritakan rentetan peristiwa disaat venny mengalami kecelakaan. Dia akhirnya bisa menyimpulkan bahwa kecelakaan yang tidk wajar itu memang sengaja dilakukan oleh penny.
Tiba-tiba penny muncul dan memukul Dr.Adam dengan kayu balok hingga pingsan. Penny lantas mengikat Dr.Adam dan menyumpal mulutnya dengan kain. Dan membawa pergi Venny untuk keluar dari rumah itu. Penny sudah menginstruksikan venny untuk diam, kalau ingin Dr.Adam tetap hidup. Penny mengunci rumah venny dan meninggalkan tempat itu.
Beberapa hari kemudian……
Hujan turun dengan lebatnya. Tampak Venny dan Penny duduk di meja makan. Namun pemandangannya tampak berbeda. Venny mengenakan gaun Pengantin yang sama ia gunakan saat dia menikah. Sedangkan Penny memakai setelan Tuxedo hitam. Kelihatan dari raut wajah venny yang sangat ketakutan dan tertekan dengan sikap penny. Setelah penny memberikan isyarat, keduanya langsung memulai makan malam. Dan ditutup dengan menelan sebutir pil kotak warna putih yang dibilas dengan segelas Wine. Penny membawa venny keatas ranjang. Venny pasrah ketika di baringkan di atas ranjang. Setelah keduanya berbaring, beberapa detik kemudian, penny langsung kejang-kejang dan mengeluarkan busa. Namun berbeda dengan venny yang langsung memuntahkan pil yang sedari tadi di simpan dimulutnya. Penny mengejang hebat. Dan seketika langsung menghembuskan nafas terakhir sambil meneriakkan “Tuan Putri”!!!!! Venny histeris dan menangis meronta minta tolong. Venny lolos dari maut.
Life Without P menjadi best-seller.
The End.
IMAM OCEAN
24.04.08 04.05pm
warnet DZ
