Ayat ayat Cin……….(Sialan…….)

April 14, 2008

Morning Darling………….

Ngomongin cinta pagi-pagi. ada yang bilang gak pas waktunya. Cinta itu enaknya menjelang petang, atau tepatnya malam hari. Tapi whatever waktunya cinta itu seringkali pernah membuatku gila. GILA dalam arti yang sebenarnya. Malahan Cinta itu tak bisa membuat kita menjadi gila dengan tanda kutip.

Dan ngomongin tentang cinta. Ada penggalan kisah yang menyangkut cinta dan nyatanya ini memang ada hubungannya dengan Ayat ayat cinta yang katanya masih booming itu. Walaupun memang usang, tapi kan wajar saja, lha wong ceritanya baru saja ada. Baru saja kualami sendiri di ranah Gresik yang tercinta ini…

Kala itu aku pulang dari rumah makan masakan padang. biasalah explorasi rasa. Nyampe dirumah secara tiba-tiba emak gue menyodorkan sebuah bungkusan plastik kresek hitam.

EMAK GUE

kamu puter ya!!!

AKU

(bingung)

Apa ini?

EMAK GUE

wes ta….Pokoke kamu puter. Aku mau bikin BALI dulu.

AKU

Males ah. Kalo pake nyambi masak.

Kalo niat nonton ya nonton, kalau niat masak ya masak. pilih salah satu.

EMAK GUE

Walah! awakmu iku, isuk-isuk wes ngoceh!!!

(Walah! Kamu itu, pagi-pagi udah berkicau!!!)

AKU

Lha terus aku harus ngomong opo?

Dengan santainya emak gue memilah-milah bumbu dapur yang hendak digunakan untuk membuat Bali ayam.

EMAK GUE

memangnya aku tadi nyuruh kamu ngomong?

aku kan nyuruh kamu muter tuh VCD!!! Apa susahnya sih tinggal muter tok!!!!

AKU

(kaget melihat isi bungkusan kresek)

Walah mak!!! lha koq VCD bajakan. dapet dari mana?

Setelah aku teliti lagi, ternyata VCD bajakannya film AYAT AYAT CINTA.

Ayat ayat cinta

AKU

(ngakak)

Owalah….ini toh biang keroknya!!!

Pasti gara-gara Bulek Rowun ya?? Kasian deh. Ketinggalan jaman.

EMAK GUE

(marah sambil memukulkan pisau daging ke talenan)

Kamu itu ya!!!!!! wong dikongkon nyetel ae kakean lambe!!!!

engkok nek lambemu wes tak eres kanggo masak, ojo nggoleki maneh!!!

(kamu itu ya!!!!! disuruh muter aja kok banyak omong!!!

nanti kalau mulutmu udah ku iris buat masak, jangan nyari lagi!!!)

AKU

(terhenyak oleh suara pisau yang beradu dengan talenan dari kayu)

iyo-iyo. bentar!!

sesekali aku meraba-raba bibirku yang merekah. dalam benakku sempat terucap kata “gila”.

EMAK GUE

Kalo udah mulai, bilang!!! Entar kamu gantiin masaknya!!!

AKU

WHAAAAT?!!!!

EMAK GUE

Entar sore ada arisan. Kayaknya yang dibahas pasti bakalan film itu.

AKU

(memegang remote dan menekan tombol PLAY)

ini lho sudah mulai.

Aku berjalan lemas ke dapur yang memang letaknya berdekatan dengan tempat dimana Televisi berada. Padahal bentar lagi, aku kudu ke warnet. Kalo gak pagi-pagi biasanya tempatnya udah full. Nasib-nasib…..!!!!

Dengan duduk di atas kursi, emak gue menyeruput secangkir teh manis panas.

EMAK GUE

mam!!! suaranya gak kedengeran!!!!

Aku bangkit dan mengambil remote. menaikkan volume suara dan kembali lagi melanjutkan ritual “masakan merah”. Dan emak gue mulai enjoy dengan Ayat-ayat cinta-nya.

Dan gak berlangsung lama………….

EMAK GUE

(teriak)

MAM!!!!! ini daerah mana, koq tempatnya kayak di arab-arab gitu?

AKU

(dengan sabar)

Itu ceritanya di mesir, kan Fahri kuliah di Al-Ashar……

EMAK GUE

Ow, gitu ya? Makanya orang-orang disitu koq pada pake jubah.

Dagingnya kamu iris kecil-kecil aja!!!! entar ada keponakanmu datang.

Atau kamu ke pasar lagi aja, beli ayam setengah kilo.

AKU

(nyeletuk gak nyadar)

enggak ah!!! pasar kan lagi tutup.

EMAK GUE

koq bisa. emangnya ada apa?

AKU

iya. Kan pedagangnya semua lagi nonton Ayat ayat cinta!!!!!

EMAK GUE

Ow….Tau gitu tadi gak usah minjem vcd ini.

Layar tancap-nya emang bisa di puter pagi ya mam?

AKU

Ya Allah….

EMAK GUE

(beranjak bangkit dari kursi)

AKU

MAK!!!! layar tancapnya tuh gak ada. Gak sekarang mainnya!!!! Lagian…….

EMAK GUE

yo wes. lagipula wes terlanjur minjem.

Aku mulai menumis bumbu dan memasukkan ayam ke penggorengan.

EMAK GUE

Ya Allah mam!!!! Ayu bener ya si Aisha!!!

Koq gak di gresik aja!!!

AKU

(bingung dengan apa yang diomongin emak)

Sopo???

EMAK GUE

Aisha.

AKU

ada apa dengan aisha?

EMAK GUE

Ayu!!!

AKU

yo iyo lah! Jenenge ae artis… Dia tuh kan aslinya orang indonesia,

cuman salah satu orang tuanya ada yang jerman.

EMAK GUE

Wong Jerman yaa?!! jerman kan gak jauh beda sama londo(sebutan untuk orang bule)?

AKU

iya juga. emangnya kenapa?

EMAK GUE

tau gitu. dulu waktu ada jamannya londo,

mending dikawin sama orang londo aja.

Biar anak-anakku Ayu-ayu dan ganteng-ganteng.

AKU

didengar bapak gak enak, mak!!!

EMAK GUE

(cuek)

Tapi gak masalah sih, anak-anakku yang enam masih lumayan.

Gak kayak kamu mam, wes terakhir, tinggal sisa, udah item, pendek, gemuk, banyak makan, pokoke komplit min-e(minus-nya).

AKU

Jelek-jelek gini, keluarnya juga dari perut sampeyan!!

EMAK GUE

lhaaa!!! Kalo tau hasilnya sekarang kamu kayak gitu. Mending emak buang dari dulu.

AKU

(emosi)

kenapa gak dibuang?

EMAK GUE

(sambil terus menyaksikan adegan maria bersedih ditinggal kawin fahri)

Sayang. Susah payah ngintil 9 bulan koq udah mbrojol di buang percuma.

Lumayan buat “tolak bala”.

AKU

Lucu!!!

EMAK GUE

Apanya?

AKU

Bukan apa-apa!!!

Aku pun akhirnya menyelesaikan ritual dengan sadis dan penuh amarah. Daging ayam itu terpotong dengan ukuran kecil-kecil. melebihi ukuran kecil biasanya. Selesai berbenah. Cuci tangan dan segera meninggalkan wanita tua yang “manis” itu.

AKU

aku mau keluar dulu!!!

EMAK GUE

kalo Ganti VCD yang satunya bagaimana? Tunggu dulu. Jangan keluar dulu.

Kebetulan ada Mas Fuad datang dengan anak dan istrinya.

AKU

minta bantuan mas fuad aja. aku udah terlambat.

….

Dalam hati, aku ingin cepat pergi. pergi meninggalkan Aisha yang berjuang untuk menyelamatkan suaminya. Itulah film, segala sesuatunya bisa terjadi. Tapi yang kualami adalah nyata. aku berjuang untuk menyelamatkan diriku sendiri. dari apa yang namanya KEBOSANAN. Siapa tau aku bisa menemukan ayat ayat cinta di persinggahanku yang akan ku tuju kala pagi itu.


ROMEO AND JULIAN

April 10, 2008

ROMEO AND JULIAN

Dua sahabat, bertemu dalam sebuah workshop pembuatan film. Romeo(21) yang terobsesi untuk menjadi penulis skenario handal dan Julian(19) yang ingin sekali membuat film dokumenter. Semenjak perjumpaan itu, keduanya sering bertemu dan membahas berbagai macam hal. Termasuk saling curhat akan jalan hidup mereka yang tampaknya biasa-biasa saja.

Akhirnya, berdua mereka berkomitmen bahwa harus ada perubahan dalam diri mereka. Dengan semangat menggebu mereka memutuskan untuk melanjutkan obsesi mereka masing-masing. Rome dengan skenario-nya dan Julian dengan film dokumenter-nya.

Mereka kemudian jalan sendiri-sendiri untuk memfokuskannya. Dan menyelesaikan misinya masing-masing tanpa ketergantungan. Hampir tiga bulan keduanya tidak saling kabar.

Dan pada hari H-nya, dua pemuda itu bertemu untuk saling mengabari hasil dari “perenungannya”. Romeo sudah menyelesaikan skenarionya yang dia beri judul sementara “Banci salto”. Dan ternyata Julian belum menemukan topik yang pas yang akan didokumenterkannya. Romeo yang kadung percaya dirinya meluap-luap untuk mengantarkan naskah-nya ke PH-PH langsung tak enak hati melihat sahabatnya tidak berhasil menyelesaikan misinya. Namun seketika itu juga dari sikap dan prilaku Romeo, Julian langsung mendapatkan ide yang dirasanya sangat brilian. Buat apa susah-susah mencari obyek, padahal obyek dokumenter sudah di depan mata. Maka dimulai-lah saat itu juga. Julian mendokumenter-kan garis hidup Romeo untuk menjadi penulis skenario. Gaya pengambilan gambar julian yang terbilang ekstrim dan beberapa fakta-fakta yang mengejutkan yang dijumpai romeo saat mengajukan naskahnya ke PH-PH besar maupun yang terbilang masih baru. Dari penolakan yang halus hingga yang kasar bahkan berbuntut pelecehan moral. Liku laku romeo terekam semua kedalam kamera julian. Sampai-sampai julian terlarut dalam emosi romeo yang terdalam. Sempat romeo menyerah, namun julian tetap menyemangatinya. Bahkan tanpa sepengetahuan romeo, julian juga ikut membantu mengirimkan naskahnya ke PH yang belum di datangi romeo. Saking frustasinya, romeo mengakhiri hidupnya dengan terjun dari bangunan gedung tempat dia terakhir ditolak naskahnya. Dalam pikiran julian, bahwa semula romeo hanya pura-pura bunuh diri, namun ternyata benar-benar dilakukan romeo. Lima hari setelah kematian Romeo, Julian mendapat kabar bahwa naskah romeo yang pernah julian kirim ke salah satu PH, siap untuk di teken kontrak. Dengan dalih meneruskan obsesi romeo, julian pun akhirnya menyetujui.

8 bulan kemudian, skenario romeo benar-benar sudah menjadi film. Namun judulnya berganti menjadi “Mr.P. & Mrs.V.”. itupun julian yang mengganti judulnya. Dan diluar dugaan, film itu meledak luar biasa. Begitu juga film dokumenter julian yang diberi judul “Romeo killed by Juliet”, film yang kontroversi dan menjadi sasaran empuk para kritikus film dan paling banyak direquest di beberapa film festival mancanegara. Bahkan akhirnya menjadi satu-satunya film indonesia yang pertama kali masuk nominasi di ajang academy award.

Julian mendadak menjadi selebritas. Ekspos besar-besaran terhadap dirinya membuat julian tidak tahan dan mengalami tekanan mental. Apalagi setelah film dokumenternya di gugat oleh LSM HAM, mengenai sikap julian yang memanfaatkan kematian seseorang untuk popularitas. Bahkan ada yang menyebutkan terdapat konspirasi di balik film dokumenter-nya julian.

Ternyata Julian tanpa romeo tidak bisa berbuat banyak, Tanpa romeo julian bukan siapa-siapa dimatanya sendiri. Julian akhirnya mengakhiri hidupnya dengan meminum pil obat-obatan hingga Over Dosis. Ia dinyatakan tewas di bak mandi di apartement-nya dengan wajah yang tampak ceria dan bahagia.


MOTHER ROYALE

April 7, 2008

Siang itu ternyata panas. Bener-bener panas. Beruntung gak sampe buka-bukaan, karena masih ada kipas angin yang bisa difungsikan. Apalagi saat itu rumah bener-bener dalam keadaan sepi. Hanya tinggal aku dan emak-ku. Semua anggota keluarga yang lain(yang kebetulan masih membutuhkan rumah) pada ad kepentingan. Jadinya kami berdua memanfatkan moment ini untuk memadu kasih. Saling memandang dan saling menerawang, apa yang hendak kami kerjakan. Jangan gila ah, masak Tragedi dayang sumbi harus terjadi lagi. Tapi kalau dipikir-pikir emak aku gak secantik dayang sumbi. Minimal Liz Taylor aja deh.

Hingga kebingungan tak berujung ini, akhirnya menggerakkan nuraniku untuk menonton DVD film. Sebelumnya aku sempat berunding dengan Liz Taylor wannabe, apa yang dia ingin lihat.

EMAK

Mam, ada gak ya film yang ceritanya tuh anak sekolah yang asalnya baik menjadi jahat?

AKU

(berfikir sejenak sambil menerawang)

ada. Tapi ada sadisnya sedikit.

EMAK

gak masalah. Gak ada porno-nya kan?

AKU

kayaknya gak ada koq.

EMAK

(mengangguk)

yo wes gak apa apa. itu aja.

Dengan tanpa berperasaan, diriku menyodorkan DVD film Battle Royale kepada emak-ku. dia hanya sempat melihat covernya sekilas, lantas dengan menyegerakan diriku untuk segera memutarnya.

Dan show begin……

1 menit………aman.

5 menit……………………aman.

10 menit…………………………….sedkit aman.

dan kemudian

EMAK

iki film opo toh mam?

AKU

film Battle royale…..

EMAK

maksude opo toh?

AKU

katanya film sadis!!!

ya ini!!!!

EMAK

(bingung)

enggak. Lha koq ceritanya kayak begini????

AKU

katanya yang baik menjadi jahat?

EMAK

iya. Tapi jahatnya itu kebangeten!!!

Jahat yang nggak jahat aja, jangan jahat yang sangat jahat!!!!

AKU

walah mak, wes terlanjur!!!!

battle royale

Beberapa menit kemudian……….

EMAK

itu orang cina ya????

AKU

bukan. Itu orang jepang. Bangsanya Doraemon.

EMAK

Lha koq ngono? (lha koq begitu?)

AKU

ngono opone? (begitu apanya?)

EMAK

perasan film Doraemon gak pake bunuh-bunuhan,lha koq yang ini kebacut!!

mosok ono’, arek sekolah dikongkon paten-patenan karo gurune!

(masak ada, anak sekolah disuruh bunuh-bunuhan sama gurunya!)

Biyen wong jepang yo ngono iku nek perang!!! gak dhuwe roso!!!

(Dulu orang jepang ya begitu kalau perang!!! gak punya perasaan!!!)

AKU

walah mak!!! ini kan cuman film. gak beneran.

udahlah tonton aja!!!

EMAK

Kamu tuh ngerti apa!!!

ini tuh film nggak bener. ngajari gak bener.

Aku hanya bisa tertunduk lesu. Mendengar salah satu jebolan LSF yang tidak lulus seleksi.

EMAK

wes pokoke kamu jangan kawin sama orang jepang!!!!

AKU

&^%^$#&*&^%%

(please deeh!!!!)

EMAK (Cont’d)

Ojo-ojo bapake podho karo guru sing nang film iki!!!

(Jangan-jangan bapaknya sama dengan guru yang ada di film ini!!!)

AKU

(kesel)

Wes mak!!!! buyar ae acara nontonnya!!!!!!

EMAK

Ojo!!!! Aku jek penasaran karo arek wedhok iku (noriko)!!!!

(Jangan!!!! Aku masih penasaran sama gadis itu (noriko)!!!!)

AKU

Komentarnya, entar aja kalo filmnya udah selesai……

Emak pun akhirnya terdiam dan meng-awas-kan kedua matanya untuk mengamati darah demi darah yang mengucur dari setiap adegan demi adegan.

dan akhirnya cerita kesadisan itu lebih alami ketika tidak ada celoteh-celoteh gak masuk akal yang bercampur dengan sound di film itu.

Entah naluri apa yang membuat air mata emak-ku mengalir di pipi.

EMAK

wes mam!!! gak usah angan-angan ke Jepang!!! Wes cukup di sini ae!!!

mengelap air matanya yang memang sangat menyayat hati.

EMAK (Cont’d)

Awakmu kalo diculik orang jepang, bakalan nggak ada yang mau nolong.

Lagian kamu gak bisa bahasa jepang kan?

AKU

??????

EMAK

Kalo awakmu mau ke Jepang.

mending gak usah.

Lebih baik tonton aja film Doraemon atau

film setan (sebutan emak aku kalo menyebut film kartun) lainnya.

Langsung seketika jiwa ke-normal-an aku terhenyak. hilang sudah rasa kemanusiaanku. Kuingatkan wanita tua itu untuk bergegas sholat Ashar. lantunan Adzan ashar itupun akhirnya membantu untuk membuyarkan suasana hatiku yang akhirnya kembali bingung.

AKU

ayo mak, aku yang ng-imam-i!!!!!!

Ya Allah. Jauhkan kami dari amarah dan bahaya. Lindungi kami dari ganggauan-gangguan yang senantiasa datang tuk menguji. Amin!!!