Naik angkot menuju ke rumah Sister…
jurusan Randuagung warnanya bisa merah, kuning dan hijau. Terserah mau pilih yang mana?????
seperti biasa, warna nge-jreng jadi sasaran, selain tidak bau amis ikan pindang, and minim anak sekolahan, pilihan jatuh ke lynn HIJAU. (SELAMAT) padahal ini lynn terkenal dengan gaya 2fast 2furious alias ugal-ugalan…..
ada wanita paruh baya sibuk bersolek, kakek-kakek nyentrik lagi ngantuk dan ibu muda yang kelihatannya habis berolah raga, mungkin karena hari JUm’at. Ibu Muda ini berbalut pakaian Training warna putih, absolutely white.
Ibu muda yang sehat.
duduk pas didepan dimana aku duduk. memainkan HP-nya yang tampaknya MAHAL. telinga yang mengeluarkan kabel dan terhubung ke telepon seluler itu kadang membuatnya berbicara sendiri. dan Aku tidak pantas heran bukan???
tepat di Depan Masjid Agung, dia turun.
WOW….tak disangka tak dinyana. Apakah yang terjadi???
bokongnya berdarah. benar-benar darah.
warnanya merah….benar-benar merah.
menghiasi seluruh kanvas putih yang seputih-putihnya. aku tak bisa berkata apa-apa. hanya terperangah. ibu paruh baya tetap bersolek, kakek-kakek nyentrik tetap ngantuk sedia kala.
darah itu menghiasi jok bangku di depanku. jok biru berdarah merah, hingga samar tak kentara. sebaiknya aku diam saja atau bertingkah seperti ORANG BAIK BUDI?
Dalam pemikiranku, ternyata tak terduga, ada Ibu Genit Setengah gila langsung naik menggantikan ibu muda tadi. benar-benar tepat sasaran. pas di”bokong besar”nya. yang aku sesalkan, masih ada aroma baju baru yang menggelayuti tubuh Ibu Genit Setengah Gila itu. Mungkin hari ini adalah pertama kali dia “Nganyari” baju itu.
Salahkah aku untuk tidak memperingatkannya????
dan kemudian, selama cerita berikut ini terjadi, Angkot berjalan pelan…..
Ibu Genit Setengah Gila itu duduk dengan gagah memandangi aku. Dia sadar…aku pun juga sadar…..
Lho, Kamu kan temennya xxxxxxx?
iya, Sampeyan ibunya xxxxxx ya?
iya. Mau kemana?
Mau ke rumah Mbak saya!
Kamu sekarang kerja dimana?
Hmmmmmm, anu….
Sekarang xxxxxx kerja di Batam. gajinya 2,5 juta. kemarin baru saja pulang. ini oleh-olehnya. katanya sih 30 gram. bulan depan dia mau ambil mobil. bilangnya nanti biar yang dirumah nggak perlu naik angkot. nggak tahu sekarang, katanya gajinya dinaikkan 20%. pokoknya ………………………………………………..dll……
Merasa sudah dekat dengan tujuan yang hendak ku tuju, aku bersiap memencet bel sebagai sinyal untuk menghentikan angkot.
Permisi dulu bu, udah nyampe’. Monggo!
Ibu Genit setengah Gila itu mengangguk kemudian memandangi gelang gelang yang dipakainya.
aku bayar ongkos 2000, kemudian terdiam sesaat.
Masih salahkan saya????
Aku masih tidak bisa membayangkan, bagaimana jadinya dia akan bertemu dengan calon “besan”nya? dengan noda merah yang mewarnai kain sutra putih yang katanya oleh-oleh dari XXXXXXXX….
Itu bukan urusanku lagi… itu sudah menjadi urusan dia dan keluarganya.
Buat yang merasa bisa “berdarah” tak terduga. Waspadalah!!!!!
